• wonjin event
  • no1 plastic surgery in korea
  • price enquiry, plastic surgery cost
  • plastic surgery online consultation
  • on line appointment
  • location, plastic surgery location

Monday, January 12, 2015


Kaki Ramping Ala Wanita Korea di Wonjin



Operasi plastik Wonjin pengecilan betis

1. Apakah yang dimaksud dengan operasi pengecilan betis itu?
Operasi yang memutus saraf serta mengurangi volume otot untuk membentuk kaki yang ramping dan indah. Bedah Plastik Wonjin tidak melakukan sayatan sama sekali dan langsung memutus saraf yang mengontrol gastrocnemius untuk mengurangi volume otot gastrocnemius. Wonjin tidak membakar otot, tetapi menggunakan jarum tipis untuk memutus saraf yang mengontrol otot gastrocnemius dengan panas. Metode dari Wonjin ini mengurangi rasa nyeri dan bekas luka sehingga pasien bisa kembali beraktivitas sehari-sehari langsung setelah operasi. 

Operasi pengecilan betis cocok untuk mereka yang:
1) ingin betis ramping
2) betisnya banyak berotot
3) otot betisnya tidak simetris
4) betisnya berlemak dan membengkak
5) malu memakai rok pendek karena betisnya

2. Jadi apakah yang disebut metode memblokir saraf tanpa sayatan itu?

Wonjin menggunakan jarum tipis untuk menemukan dan kemudian memblokir saraf yang mengontrol otot gastrocnemius dengan energi panas dari frekuensi tinggi

Berbeda dengan metode standar untuk memblokir saraf tanpa sayatan yang dilakukan dengan  menyuntikkan obat neurolitik ke daerah saraf untuk melarutkan saraf, metode dengan energi panas ini hampir tidak mengakibatkan kerusakan pada jaringan di sekitarnya otot gastrocnemius dan hanya memutus saraf yang mengontrol otot gastrocnemius saja. Selain itu, metode ini juga tidak membakar otot dan setelah operasi, Anda bisa mendapatkan kaki ramping ala wanita Korea tanpa rasa nyeri dan bisa kembali beraktivitas langsung setelah operasi.

ELECTROTHERMAL 20s

Electrothermal 20s untuk mengecilkan betis di Wonjin

Wonjin menggunakan electrothermal 20s yang telah disetujui oleh FDA dan KFDA. Dengan lingkar diameter 1 mm, jarum frekuensi tinggi meminimalkan kerusakan jaringan di sekitar otot serta hanya mencari dan menemukan saraf otot gastrocnemius untuk kemudian memblokirnya.  





Mengapa electrothermal 20s?
1) Dapat memblokir saraf dengan tepat dan aman dengan efek semi permanen
2) Efektif untuk merampingkan betis dengan kerusakan jaringan sekitar yang minimal
3) Dapatkan garis kaki yang ramping dan mulus

3. Otot Betis 
Ada bermacam-macam otot di betis. Bila otot betis belakang yang paling luar, otot gastrocnemius berkembang maka betis tampak seperti betis olahragawan yang berotot dan besar. Bedah Plastik Wonjin memblokir saraf otot gastrocnemius bagian dalam dan bagian luar untuk membentuk garis kaki yang indah. 

Perkembangan Otot Pada Betis



1) Otot dalam (gastrocnemius dalam)
- Otot bagian ini menyebar keluar sehingga lebih mudah berkembang dibanding bagian lainnya  
-  Otot ini yang paling mendapat stress saat memakai high heels
- Bila otot ini sangat berkembang maka otot dalam tampak menonjol keluar dan garis kaki tampak melengkung

2) Otot belakang (gastrocnemius luar)
- Sebenarnya merupakan otot dengan jumlah otot yang sedikit
- Pada umumnya otot ini berkembang karena faktor genetik, olahraga berlebihan, gangguan pada bagian kaki

3) Garis dalam dan luar (otot soleus)
- Otot betis yang paling tebal dan lebar
- Bila otot ini sangat berkembang maka betis bagian dalam dan luar melengkung
- Otot ini lebih mudah berkembang pada kaki berbentuk O

 
Otot berkembang seperti otot atlit









 4) Otot kompleks yang berkembang
- Otot gastrocnemius bagian dalam dan luar berkembang
- Garis betis dan otot membesar sehingga secara keseluruhan membentuk garis kaki yang berotot
- Biasanya terjadi pada atlit atau orang awam yang senang berolahraga

5) Lemak+otot bentuk kompleks
- Lemak dan otot tebal
- Biasanya terjadi bila peredaran darah tubuh bagian bawah tidak lancar, mempunyai kelainan pada bentuk kaki, kelainan pada bentuk tubuh, kaki datar


4. Metode Operasi Pengecilan Betis
1) Botox
Tanpa bekas luka, tanpa memar, menginduksi pengurangan volume otot dengan botox, durasi kira-kira 10 menit, tanpa sedasi, seiring berjalannya waktu otot kembali berkembang dan harus kembali melakukan suntik botox, proses pemulihan cepat. 

2) Metode Pemutusan Saraf Dengan Gelombang Frekuensi Tinggi
Bekas luka kira-kira 2-3 cm, timbul memar, menyayat bagian yang ingin dibuat ramping lalu memutus saraf, durasi 1-2 jam, anestesi dengan sedasi, efek maksimal, merasa tidak nyaman selama 1 minggu setelah operasi, merasakan seperti tertarik selama 3-4 hari.

3) Mengurangi Volume Otot  
Bekas luka 0,5 cm, bisa timbul memar, melokasikan bagian otot yang ingin dirampingkan lalu di kondensasikan, durasi 1,5 -2 jam, anestesi dengan sedasi, efek minimal, timbul bengkak setelah operasi, tidak nyaman selama 3-4 minggu

4) Melarutkan Saraf
Tanpa bekas luka, tanpa memar, mencari saraf lalu menyuntikkan fenol/alkohol ke saraf tersebut, durasi 60 menit, anestesi lokal, efek normal, efek tidak bertahan lama, dapat langsung beraktivitas kembali namun merasakan seperti tertarik selama 2-4 minggu.

5) Memblokir Saraf Dengan 20s
Tanpa bekas luka, tanpa memar, mencari saraf lalu memblokir saraf tersebut, durasi kira-kira 30 menit, anestesi lokal, efek maksimal, proses pemulihan cepat namun merasakan seperti tertarik selama 1-2 minggu.

* Perlu diingat komplikasi yang timbul setelah operasi dan perawatan seperti pendarahan, infeksi, peradangan, dll dapat berbeda-beda untuk setiap orang. 


Untuk Konsultasi, Reservasi, dan Informasi Harga silakan kunjungi website resmi kami






No comments:

Post a Comment